PELITA JAYA ENERGI MEGA PERSADA KONSISTEN DIJALUR KEMENANGAN

Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta kembali memperlihatkan konsistensi permainan di lapangan dan berhasil memetik kemenangan keduanya, saat menghadapi Bimasakti Niko Steel Malang 69-23, pada pertandingan babak penyisihan pool C Preseason IBL 2015-2016, di C’tra Arena.

Brendan Jawato drive Pelita Jaya

Pada pertandingan kali ini, Pelita Jaya EMP, kembali menurukan starting five terbaiknya yakni kapten tim sekaligus pengatur serangan Kelly Purwanto, Ponsianus Indrawan Nyoman, Adhi Putra Prasetyo, Brandon Jawato, Dimas Dewanto Aryo.

Sementara lawannya Bimasakti Niko Steel Malang mengandalkan Yanuar Priasmoro (C), Made Novriadi Indra, Alan As’di, Restu Dwi Purnomo,  dan Freddy.

Kelly Purwanto Lay Up

Jalanya pertandingan di kuarter pertama berlangsung cepat, khususnya bagi PJ yang musim ini dilatih oleh pelatih asal Filipina, Benjamin Alvarezsipin. Dengan materi “mewah” yang dimiliki PJ, tidak membuat susah Kelly cs untuk menyudahi perlawan Bimasakti dikuarter ini. Nyatanya, lima pemain inti Pelita Jaya langsung memberikan kontribusi angka, PJ pun unggul 19-4.

Dikuarter kedua, Pelita Jaya EMP tidak mau menurunkan irama permainan. Ciri khas pertahanan ketat khas Filipina zone press dan defense agresif, menjadi acuan pola yang harus dijalankan pemain di lapangan.

Skema pertahanan aktif ini, akhirnya membuat Bimasakti selalu memaksakan shooting dalam keaadan yang tidak maksimal. Hampir tidak pernah pemain Bimasakti mendapatkan kesempatan yang nyaman untuk menjaringkan bola ke jaring lawan dan hanya bisa menambah delapan poin, sedangkan PJ mampu memperlebar margin keunggulan dengan menambah 14 poin. Halftime ditutup dengan skor 33-12.

Kuarter ketiga Pelita Jaya kembali mendulang begitu banyak poin. Dalam dua menit sepuluh detik dimulainya kuarter ketiga, PJ langsung running delapan poin dan memaksa pelatih Bimasakti Oei A Kiat mengambil time out di awal.

Tidak hadirnya pemain senior sekaligus pengatur serangan utama Bimasakti, Deny Sartika yang sedang melangsungkan pernikahan di kota asalnya Blitar, membuat tim asal Malang ini hanya mengandalkan “mesin poin” mereka yakni Yanuar Dwi Priasmoro.

Kekuataan Pelita Jaya yang merata, membuat  Bimasakti akhirnya harus mengakui lawannya di pertandingan pertama hari ini, 69-23.

Dua bigman PJ, Adhi Putra Prasetyo dan pemain baru mereka Brandon Jawato menjadi pencetak angka terbanyak yakni 20 dan 17 poin.

Dengan hasil ini membuat Pelita Jaya sementara menjadi juara Grup C dan membuka kans lolos ke semifinal semakin besar, meski pada pertandingan penyisihan terakhir besok, mereka akan menghadapi Satya Wacana Saltiga.

“ Saya tidak mau memikirkan lawan semifinal (Aspac atau Satria Muda), yang terpenting tim kami tetap fokus pada perandingan besok dan bermain disiplin seperti didua game sebelumnya, ungkap pelatih Pelita Jaya EMP, Benjamin Alvarespirin.

“ Masih ada 25 kali latihan lagi sebelum kami menghadapi musim kompetisi tahun depan. Saya akan benahi team work Bimasakti, khususnya komunikasi dan rebound.” Kata Oei A Kiat, mengomentari hasil akhir timnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s