Gunakan Draft System, LIMA Siap Kerja Sama Dengan IBL

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) kembali menyelenggarakan liga profesional bola basket Indonesia musim 2016 dengan Starting Five sebagai operator menggantikan PT Deteksi Basket Lintas (DBL) setelah lima musim menggelar NBL. Starting Five resmi dikontrak selama dua musim dengan opsi tiga tahun perpanjangan kontrak. Liga bola basket yang diselenggarakan oleh Starting Five kembali menggunakan nama Indonesia Basketball League (IBL).

lima-dan-Ibl-600x300

Selama lima tahun terakhir, liga profesional bola basket Indonesia yang di selenggarakan oleh PT DBL telah mengalami peningkatan. Namun pada musim 2016 mendatang, Pesiden direktur IBL, Hasan Gozali mengaku tak akan melakukan banyak perubahan pada musim pertama IBL.

“Faktor waktu persiapan yang tidak terlalu panjang membuat kami masih akan menjalankan apa yang telah dilakukan NBL pada musim lalu. Hanya saja perubahan untuk musim pertama terletak dari segi format pertandingan. Namun, pada musim selanjutnya kami berencana akan mengadakandraft system layaknya NBA, salary cap dan membuka peluang pemain asing untuk bermain di IBL,” ujarnya.

Hasan Gozali menambahkan nantinya penggunaan draft system pada IBL layaknya NBA akan direkrut dari Liga Mahasiswa yang ada di Indonesia. Penggunaan draft system ini bertujuan untuk perekrutan pemain muda yang siap berlaga di IBL.

“Sebelumnya draft system di Liga Bola Basket Indonesia pernah digunakan pada musim 2008 / 2009. Namun penggunaan draft system tersebut tidak berjalan dengan baik karena klub – klub masih leluasa mengambil pemain dari luar draft. Kemungkinan musim kedua penyelenggaraan IBL, kami akan menggunakan draft system dengan aturan yang sangat ketat. Hal tersebut bertujuan agar klub – klub yang menghuni klasemen bawah dapat memilih pemain muda yang berbakat dari draft palyerssehingga pada kompetisi berikutnya akan menjadi lebih baik,” tuturnya.

“Untuk mengenai para pemain yang menghuni dari draft system sendiri, saya lebih memilih Liga Mahasiswa (LIMA). Saya menilai LIMA lebih mempunyai liga yang lebih jelas, namun draft systemini akan kami rancang terlebih dahulu agar pada musim kedua bisa berjalan sesuai dengan aturan. Hal ini juga nantinya akan menjadi garis pembeda antara pemain profesional dan amatir” tambah Hasan.

Mengacu pada susksesnya draft system yang digunakan NCAA, kini LIMA mulai mendukung sistem tersebut guna menciptkan atau menyalurkan pemain – pemain untuk dapat masuk ke dalam klub – klub profesional. Nantinya, LIMA akan menggunakan sistem tersebut pada cabang olahraga Bola Basket yang berhubungan langsung dengan Indonesia Basketball League (IBL). Namun, IBL yang kini di operatori oleh Starting five baru bisa menggunakan sistem tesebut pada musim kedua.

Maksud digunakan Draft System yakni agar tim – tim menengah kebawah dapat memiliki pemain yang berkualitas. Beberapa klub dengan rekor menang-kalah paling buruk pada kompetisi tahun sebelumnya maka klub itu diberikan kesempatan untuk memilih pemain muda berbakat dari liga-liga tersebut paling pertama. Nomor urutan pemilihan diundi oleh liga. Hal ini bertujuan agar klub-klub dengan rekor menang – kalah yang buruk akan menjadi lebih baik pada kompetisi tahun berikutnya.

Sementara itu, CEO Liga Mahasiswa (LIMA), Ryan Gozali, menyatakan harapannya mengenai akan digunakanannya draft system oleh IBL. “Jika nantinya sistem ini akan berjalan, maka olahraga basket di Indonesia memiliki kesempatan untuk menyambung dua platform menjadi satu. Hal ini juga akan menjadi sebuah terobosan baru di industri olahraga Indonesia. Saya berharap, semoga sistem ini akan menjadi acuan untuk pebasket muda dalam berlatih dan membela kampusnya di ajang Liga Mahasiswa (LIMA) agar mampu masuk di draft player IBL”, ujarnya.

Selain draft system nantinya IBL juga akan menjalankan program salary cap dan membuka peluang pemain asing untuk dapat beralaga di IBL. Namun sama dengan draft system, kedua program tersebut juga baru akan dilaksanakan pada musim kedua atau ketiga penyelenggaraan IBL.

Sumber foto dan berita: http://www.ligamahasiswa.co.id/gunakan-draft-system-lima-siap-kerja-sama-dengan-ibl/

One thought on “Gunakan Draft System, LIMA Siap Kerja Sama Dengan IBL”

  1. Pertanyaan saya pemain binaan klub yg ikut di lima bisa didraft team lain ? Kalo bisa hal ini sangat merugikan team2 yg punya pemain2 binaan. Contoh : Cls punya banyak pemain binaan yg dikuliahkan di Ubaya yg mengikuti lima. Kalo pemain2 tsb bisa didraft team lain, saya rasa Cls sangat dirugikan

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s