Terus Matangkan Defense 50 Campers Putra dan Putri Melaju, Jatim Lolos Terbanyak

Hari kedua penyelenggaraan Honda Developmental Basketball League (DBL) Camp 2015, berlangsung lebih seru. Pada hari kedua ini, ratusan campers peserta Honda DBL Camp diseleksi dengan ketat di DBL Arena Surabaya.

Logo Honda DBL Camp 2015
Agenda padat peserta, dimulai dari pukul 7.30 WIB. Seluruh campers, mengikuti rangkaian acara yang dimulai dari beep test. Setiap peserta wajib melalui standar yang ditentukan dalam beep test ini. Untuk putra adalah 78 sedangkan putri 56.
Setelah beep test, agenda campers ialah mengikuti rangkaian pelatihan yang difokuskan pada pengembangan skill defense. Setiap peserta, melalui enam skill station drill. Keenamnya yakni slide run slide, hedge down closeout, rebound run rebound, defensive footwork, foot fire and take charge serta triple threat.

foto bareng para camper yang lolos 50 besar. foto:wahyudin/jawapos
foto bareng para camper yang lolos 50 besar. foto:wahyudin/jawapos

Seluruh peserta (113 putra, 112 putri), juga mendapat kelas khusus sport injury class oleh Syahmirza Indra Lesmana sehingga mereka tahu lebih banyak tentang penanganan cedera yang tepat.
Usai melalui beep test dan latihan skill station drill bersama World Basketball Academy Trainer (WBA), akhirnya diumumkan 50 campers putra dan 50 campers putri terbaik yang berhak melaju untuk mengikuti seleksi berikutnya di DBL Arena Surabaya.
Dari 100 peserta terpilih, provinsi Jawa Timur menyumbang pemain dengan kelolosan terbanyak. Sebanyak 9 pemain putra dan 9 pemain putri. Artinya, hampir seluruh pemain DBL First Team dan Second Team Honda DBL East Java Series lolos dalam 50 besar. “Sulit menentukan 50 putra dan 50 putri terbaik. Mereka semua punya skill yang bagus,” ungkap Andrew Vlahov, pimpinan WBA yang membacakan pengumuman 50 besar pemain lolos.
“Semua campers berhasil menunjukkan kemampuan mereka. Bagi yang tidak lolos masih ada kesempatan kedua. Kami ingin campers dapat membuktikan bahwa pilihan kami untuk tidak meloloskan mereka ke 50 besar itu salah,” ujar Devy Riska, basketball operations manager PT DBL Indonesia.
Sementara itu, lolos menjadi 50 besar tentu menjadi kebangaan tersendiri bagi Alvin Christian. Campers asal SMA Gloria 1 Surabaya tersebut berhasil menyisihkan puluhan campers lain. “Bangga sekali bisa punya kesempatan lolos 50 besar lagi seperti tahun lalu. Saya berharap bisa terus melaju untuk lolos menjadi 24 besar,” ungkap Alvin.
Honda DBL Camp 2015, akan terus digelar hingga 17 September mendatang di DBL Arena Surabaya. Campers yang tidak terpilih tetap akan mendalami fundamental basket di GOR Pacific Surabaya bersama interpreter yang merupakan pemain basket profesional.
Nantinya, dua pemain terbaik putra dan dua pemain putri terbaik dari GOR Pacific akan mendapat wild card dan “kembali” ke DBL Arena untuk bersaing lagi mengejar peluang lolos DBL Indonesia All-Star. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s