Mimpi Bandung Utama Pupus

Mimpi JNE BSC Bandung Utama untuk terus melaju di IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia Championship Series 2015 pupus. Tampil pertama kalinya di fase playoff, Bandung Utama harus pulang lebih dulu. Tim polesan Octaviarro Romely Tamtelahitu dikalahkan Hangtuah Sumatera Selatan Indonesia Muda, 54-77 di Hall Basket Senayan Jakarta, Minggu (3/5).

Shooting guard Hangtuah Sumsel IM Andre Ekayana (kiri) melakukan lay up melewati penjagaan Azhari Rahmat  dari JNE BSC Bandung Utama dalam laga di Hall Basket Senayan, Jakarta, Minggu (3/5).
Shooting guard Hangtuah Sumsel IM Andre Ekayana (kiri) melakukan lay up melewati penjagaan Azhari Rahmat dari JNE BSC Bandung Utama dalam laga di Hall Basket Senayan, Jakarta, Minggu (3/5).

Sebelumnya Bandung Utama menyerah dari CLS Knights Surabaya 63-55. Selanjutnya, mereka menyerah dari Hangtuah dan harus jadi tim pertama yang angkat koper. Sehingga, menyusul kemenangan ini, Hangtuah memperpanjang nyawanya. Dengan sistem double elimination, Hangtuah akan melawan siapapun yang kalah di laga Pelita Jaya kontra CLS Knights, Senin (4/5).

Di awal kuarter pertama, Hangtuah unggul 6-0 lewat jump shot dari Ahmad Junaedi, Mei Joni dan Airlangga Sabara. Sedangkan kebuntuan Bandung Utama dipecahkan oleh Andre Tiara melalui free throwyang merubah skor menjadi 1-6. Namun, saat kuarter pertama ditutup Hangtuah memimpin dengan jarak enam poin (17-11).

Memasuki kuarter kedua, Hangtuah masih memimpin jalannya permainan. Free throw Suhandy di sisa 21 detik memastikan Hangtuah unggul 34-29. Skor ini bertahan hingga kuarter kedua ditutup. Ahmad Junaedi menyumbangkan 6 poin di sepanjang kuarter ini.

Selepas istirahat, laju Hangtuah tak terbendung. Tambahan 23 poin membuat mereka unggul 15 poin (57-42) saat kuarter ketiga ditutup. Skor ini dipastikan lewat jump shot Ricardo Orlando Unneputty. Sementara itu, Bandung Utama yang hanya mampu mencetak 13 poin, semakin terpuruk. Di kuarter ini Andrie Ekayana tampil cemerlang dengan mencetak sembilan poin.

Hangtuah bisa memenangkan pertandingan karena penampilan gemilang mereka di kuarter keempat. Meskipun Andri Herawan mencetak dua angka, namun Bandung Utama tetap harus menelan kekalahan. Buzzer berbunyi mengakhiri game dengan margin 23 poin (54-77). Bandung Utama angkat koper lebih dulu.

Penampilan cemerlang ditunjukkan Mei Joni yang mencetak 16 poin untuk Hangtuah. Disusul, Andrie Ekayana (13 poin), Tri Wijoyo Wilopo (12 poin), dan Ahmad Junaedi (12 poin).

“Semangat anak-anak bagus, fokus dan komunikasi di lapangan berjalan baik. Semoga pemain makin kompak untuk menjalani pertandingan selanjutnya karena ini pertama kalinya kami di playoff akan bermain hingga tiga kali,” ujar pelatih Hangtuah, Tondi Raja Syailendra.

Sementara itu, Bandung Utama yang tampil untuk pertama kalinya di playoff harus mengakhiri perjalanan. Dua kali menderita kekalahan, adalah hasil yang harus diterima tim ini.

“Hasil ini merupakan tanggung jawab saya sebagai pelatih. Tanpa mengecilkan tim-tim yang pernah saya tangani, Bandung Utama is the best,” kata head coach Bandung Utama, Octaviarro Romely Tamtelahitu. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s