M88 Aspac Tumbangkan Garuda

Panasnya pertandingan hari pertama IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia Championship Series 2015 ditutup Big Match antara M88 Aspac Jakarta melawan Garuda Kukar Bandung. Dirk Mathew Mario Gerungan dkk mampu menumbangkan Garuda dengan skor 68-51, di Hall Basket Senayan Jakarta, Sabtu (2/5).

Shooting guard M88 Aspac Jakarta Ebrahim Enguio Lopez melepaskan tembakan melewati hadangan Daniel Timothy Wenas dari Garuda Kukar Bandung dalam laga IndiHome NBL Indonesia Championship Series 2015 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Sabtu (2/5).
Shooting guard M88 Aspac Jakarta Ebrahim Enguio Lopez melepaskan tembakan melewati hadangan Daniel Timothy Wenas dari Garuda Kukar Bandung dalam laga IndiHome NBL Indonesia Championship Series 2015 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Sabtu (2/5).

Menyusul kemenangan ini, M88 Aspac akan bersua dengan Satria Muda Britama Jakarta yang sebelumnya mengalahkan Stadium Jakarta 61-59. Sedangkan Garuda akan bertemu dengan Stadium di pertandingan berikutnya.

Kedua tim saling susul perolehan poin di kuarter pertama. M88 Aspac sejatinya akan menutup kuarter ini dengan keunggulan. Namun, 3-point jump shot Daniel Timothy Wenas di sisa 13 detik membalikkan keadaan. Skor 15-14 untuk keunggulan Garuda bertahan hingga kuarter pertama ditutup. Jonathan Elyaday Latuhihin menyumbang delapan poin di kuarter ini.

Persaingan sengit berlanjut di kuarter kedua. Kali ini Garuda masih bisa mengamankan keunggulan. M88 Aspac juga tak tinggal diam. Di sisa 22 detik, Andakara Prastawa Dhyaksa menjadikan skor terpaut tiga poin (29-32) melalui 2-point jump shot. Hingga buzzer berbunyi, skor tak berubah. Kali ini giliran Muhammad Ulhaq yang tampil cemerlang dengan mencetak delapan poin bagi Garuda.

Di kuarter ketiga, M88 Aspac akhirnya mampu melepaskan diri dari kejaran Garuda. Sebanyak 25 poin ditambahkan M88 Aspac, sedangkan Garuda hanya mengumpulkan sembilan poin saja. Buzzer beaterdari Ebrahim ‘Biboy’ Enguio Lopez menjauhkan M88 Aspac dari Garuda dengan margin 13 poin (54-41). Oki Wira Sanjaya berjasa bagi M88 Aspac dengan sumbangan 9 poin.

Usaha Garuda menyusul ketertinggalan di kuarter keempat semakin berat. Pasalnya, Diftha Pratama terpaksa keluar karena unsportmanlike foul. Permainan Garuda semakin menurun. Free throw dari Fredy di 2 detik pertandingan tersisa, tak mampu menyelamatkan Garuda dari kekalahan. Mereka menyerah dengan skor 68-51 saat buzzer berbunyi.

“Jika kami bisa meredam smallman lawan khususnya di kuarter ketiga, tentu hasilnya akan lain. Kami kalah di tembakan tiga angka,” ujar pelatih Garuda Tjetjep Firmansyah. “Tapi pemain tahu ini kesalahan yang harus diperbaiki, next pasti lebih bagus,” imbuhnya.

Penampilan impresif ditunjukkan Ebrahim Enguio Lopez. Pemain yang akrab disapa Biboy itu mencatatkan double-double setelah mencetak 11 poin dan 11 rebound. Namun yang menjadi pencetak poin terbanyak bagi M88 Aspac adalah Andakara Prastawa Dhyaksa dengan 15 poin. Disusul, Fandi Ramadhani (11 poin), dan Oki Wira Sanjaya (10 poin).

“Kuarter satu dan dua ada ketegangan. Saya rasa keinginan untuk menang menjadikan pemain tegang. Di awal mereka bermain individu, tapi setelah di kuarter ketiga bermain mengikuti sistem bisa lebih baik,” kata head-coach M88 Aspac, Rastafari Horongbala. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s