Satria Muda Tinggal Selangkah Kunci Juara Musim Reguler

LAGA sengit Satria Muda BritAma Jakarta versus Garuda Kukar Bandung, menjadi penutup gelaran IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia 2014-2015 Seri IX Bandung.  Pertandingan bergengsi itu akhirnya dimenangkan oleh Satria Muda dengan skor 57-45 di C-Tra Arena, Minggu (29/3).

Center Satria Muda BritAma Jakarta Rony Gunawan (kanan) mencoba melepaskan tembakan dihadang Galank Gunawan (Garuda Kukar Bandung) dalam laga terakhir IndiHome NBL Indonesia seri IX Bandung, Minggu (29/3).
Center Satria Muda BritAma Jakarta Rony Gunawan (kanan) mencoba melepaskan tembakan dihadang Galank Gunawan (Garuda Kukar Bandung) dalam laga terakhir IndiHome NBL Indonesia seri IX Bandung, Minggu (29/3).

Menyusul kemenangan ini, SM kini bertakhta di puncak klasemen sementara. Christian Ronaldo Sitepu dkk mengantongi 56 poin yang didapat dari 27 kemenangan dan hanya 2 kali kalah setelah menjalani 29 pertandingan. Sementara itu, Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta membuntuti di urutan kedua dengan 55 poin dari 30 laga.

Menyisakan empat game lagi pada Seri X di Surabaya, tim polesan Cokorda Raka Satrya Wibawa hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci juara musim reguler. Pasalnya, SM telah mengunci keunggulan head-to-head atas Pelita Jaya (3-0), serta M88 Aspac (2-1) yang berada di peringkat ketiga.

Satria Muda meninggalkan catatan sempurna pada seri kesembilan di Bandung. Tiga kemenangan berhasil mereka bungkus. Masing-masing atas Satya Wacana ACA LBC Salatiga (96-86), Pacific Caesar Surabaya (87-50). Terakhir mereka menyudahi perlawanan Garuda.

Satria Muda langsung memimpin jalannya laga sejak kuarter pertama. Garuda seakan tak diberi kesempatan untuk bisa mencetak banyak poin. Satria Muda unggul 7 poin (16-9) di akhir kuarter. Keunggulan itu dipastikan oleh Rony Gunawan yang mencetak 2-point jump shot, memanfaatkan assist Erick Christopher Sebayang. Keunggulan ini bertahan hingga kuarter pertama ditutup.

Garuda mulai bangkit dan mengejar ketertinggalan. Puncaknya ketiga Christ Gideon membawa Garuda berbalik unggul 27-26 lewat 3-point jump shot. Sayangnya, Garuda harus kembali tertinggal saat kuarter kedua ditutup. Sebelum buzzer, Gunawan mencetak 2-point jump shot yang menjadikan skor berubah 33-31. Di kubu Garuda, Daniel Timothy Wenas menyumbang 9 poin di kuarter ini.

Tensi laga semakin menegangkan di detik-detik akhir kuarter ketiga. Chrismast Bonanza Siregar membawa Satria Muda memimpin 43-42 lewat 2-point jump shot di sisa 34 detik. Namun, Fadlan Minallah berhasil membalasnya  dengan tembakan tiga angka dan membuat Garuda berbalik unggul 44-43 di akhir kuarter ketiga.

SM tancap gas pada kuarter keempat, dengan membukukan 8 poin tanpa terkejar. Upaya Garuda menepis defisit skor menemui jalan buntu karena akurasi tembakan yang buruk. Terbukti 14 poin ditambahkan Satria Muda, sedangkan Garuda hanya mencetak 1 poin saja. Free throw Gunawan memastikan Satria Muda unggul 12 poin (57-45) di akhir pertandingan.

”Garuda sedang tidak berada pada performa terbaiknya. Hal ini bisa kami manfaatkan dengan baik. Walaupun kami sering kecolongan pada offensive rebound dan anak-anak banyak membuang peluang free throw,” komentar Coach Wiwin, sapaan akrab pelatih Satria Muda.

Penampilan gemilang ditunjukkan Rony Gunawan yang menyumbang 12 poin di pertandingan ini. Disusul Christian Ronaldo Sitepu yang mengemas 11 poin ditambah 9 rebound. Sementara itu, Daniel Timothy Wenas tampil sebagai pendulang angka tertinggi bagi Garuda dengan donasi 11 poin. Disusul oleh Galank Gunawan dengan kontribusi 15 rebound. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s