Satya Wacana Kejar Target

Satya Wacana ACA LBC Salatiga memasuki Seri VII Semarang dengan target tinggi. Mereka harus unggul head-to-head atas tim papan tengah. Dalam lanjutan IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 di GOR Sahabat, Rabu (4/3), mereka selesaikan satu tugas. Tim asuhan Efri Meldi itu menyudahi perlawanan Stadium Jakarta dengan skor 63-56.

Shooting guard Satya Wacana ACA LBC Salatiga Respati Ragil Pamungkas (tengah) melepaskan tembakan tiga angka dalam laga melawan Stadium Jakarta, Rabu (4/3).
Shooting guard Satya Wacana ACA LBC Salatiga Respati Ragil Pamungkas (tengah) melepaskan tembakan tiga angka dalam laga melawan Stadium Jakarta, Rabu (4/3).

Kemenangan ini membuat head-to-head Satya Wacana 2-1 atas Stadium. Dalam sejarah NBL Indonesia, itu kali pertama Satya Wacana mengungguli tim langganan Championship Series! Satya Wacana kini mengantongi 30 poin. Mengamankan ruang menuju playoff.

Satya Wacana langsung tancap gas sejak tip-off. Lewat 2-point jump shot, Yo Sua melengkapi keunggulan menjadi 6-0. Kebuntuan Stadium diakhiri oleh free throw Valentino Wuwungan yang merubah skor menjadi 1-6. Di sisa 1 detik, Amirullah mencetak 3-point jump shot yang memastikan SatyaWacana unggul 23-13 di kuarter pertama. Respati Ragil Pamungkas menyumbangkan poin terbanyak bagi Satya Wacana dengan 8 poin.

Memasuki kuarter kedua, Stadium mulai mengejar ketertinggalan. Stadium hanya menyisakan 7 poin (30-37) untuk dikejar saat kuarter kedua usai. Pasalnya, 2 kali free throw Bayu Anggara di sisa 30 detik tepat sasaran. Keunggulan Satya Wacana, 37-30 tetap terjaga hingga kuarter kedua ditutup.

Selepas jeda, persiangan kedua tim kembali berlanjut. Namun, Satya Wacana bisa menjaga keunggulannya. Yurifan Honsen memperlebar skor menjadi 8 poin (50-42) di sisa 17 detik lewat 2-point jump shot. Usaha Stadium memperkecil kedudukan lewat Bayu Anggara digagalkan block dari Yoppi Giay di penghujung kuarter. Skor 50-42 menutup kuarter ketiga untuk keunggulan Satya Wacana.

Usaha Satya Wacana mempertahankan kedudukan terancam, karena Firman Dwi Nugroho terkena foul out di kuarter keempat. Strategi sacrifice foul yang diterapkan coach Andre Yuwadi tak berhasil membuat Stadium menyusul Satya Wacana. Justru tim polesan Efri Meldi yang akhirnya menutup laga dengan keunggulan 7 poin (63-56).

Respati Ragil Pamungkas lagi-lagi menjadi aktor dibalik kemenangan Satya Wacana. Shooting guard kelahiran Banjarnegara itu menjadi top skor dengan mengemas 21 poin. Selain Ragil, rookie Andre Andriano juga tampil gemilang dengan mencetak 12 poin.

“Anak-anak hari ini tampil habis-habisan. Game plan dan strategi bisa dijalankan dengan baik, meskipun tenaga mereka habis,” ujar head coach Satya Wacana, Efri Meldi. “Kelemahan kita masih pada Big Man kita yang selalu foul saat menjaga lawan. Itu yang akan kami evaluasi,” imbuhnya. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s