Double-Double Pertama Handri Satrya

Barisan bench M88 Aspac Jakarta kembali tampil meyakinkan. Dalam lanjutan laga IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 Seri VII Semarang, tim polesan Rastafari Horongbala itu menang telak 82-48 atas NSH GMC GSBC Jakarta di GOR Sahabat, Rabu (4/3).

Shooting guard M88 Aspac Jakarta Handri Satrya Santosa (kanan) melepaskan tembakan dalam laga melawan NSH GMC GSBC Jakarta di GOR Sahabat, Semarang, Rabu (4/3).
Shooting guard M88 Aspac Jakarta Handri Satrya Santosa (kanan) melepaskan tembakan dalam laga melawan NSH GMC GSBC Jakarta di GOR Sahabat, Semarang, Rabu (4/3).

Semua pemain M88 Aspac berkontribusi di laga ini. Pemain muda Handri Satrya Santosa mencetak double-double dengan raihan 11 poin dan 10 rebound. Ini merupakan double-double pertama alumnus DBL Indonesia All-Star 2009 dan 2010 itu. Catatan fantastis juga diperlihatkan Kristian Liem, rookie berposisi center ini mengemas 11 rebound dan 9 poin.

Dominasi M88 Aspac sudah terlihat di kuarter pertama. Lewat 3-point jump shot Handri Satrya Santosa dan 2-point jump shot Ferdinand Damanik, M88 Aspac memimpin 5-0 di awal kuarter. Ebrahim ‘Biboy’ Enguio Lopez dkk terus menguasai pertandingan hingga unggul 15-9 saat kuarter pertama usai. Ferdinand Damanik menyumbangkan 4 poin bagi M88 Aspac di kuarter pertama.

M88 Aspac melanjutkan dominasinya di kuarter kedua. Kali ini, 27 poin berhasil dicetak oleh M88 Aspac, sedangkan NSH GMC hanya mampu mencetak 18 poin saja. Ebrahim ‘Biboy’ Enguio Lopez memastikan M88 Aspac Jakarta unggul 18 poin (42-27), lewat 2-point jump shot bertepatan dengan buzzer kuarter kedua. Skor 42-27 untuk keunggulan M88 Aspac menutup kuarter kedua. Kali ini giliran Biboy yang mencetak poin terbanyak bagi M88 Aspac dengan 6 poin.

Selepas istirahat, NSH GMC semakin terbenam. Mereka hanya mampu mencetak 9 poin saja. Sebaliknya, M88 Aspac menguasai pertandingan dan mengemas 25 poin di sepanjang kuarter ketiga. Meskipun R. Azzaryan Pradhitya mencetak 3-point jump shot di sisa 33 detik, NSH GMC tetap tertinggal 36-67. M88 Aspac menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 31 poin (67-36).

Keunggulan M88 Aspac tetap terjaga hingga kuarter keempat. Tip-in Kristian Liem sebenarnya membuat M88 Aspac unggul 38 poin (82-44). Namun Boy Damanik mampu menyarangkan 2 kali 2-point jump shot yang membuat skor akhirnya berubah 48-82. Saat buzzer berbunyi, NSH GMC harusmenyerah dari M88 Aspac.

“Walaupun kita melawan tim dibawah kita, tapi anak-anak bermain baik dan deffense tidak kendor,” ujar asisten coach M88 Aspac, Antonius Joko Endratmo. “Kita memang sengaja melakukan banyak rotasi, untuk memperbanyak jam terbang lapis kedua kita,” imbuhnya. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s