Stadium Menangi Drama Overtime

JULUKAN tim spesialis overtime tampaknya kini berpindah ke Stadium Jakarta. Menyusul keberhasilan Merio Ferdiansyah dkk menundukkan Garuda Kukar Bandung, 67-59, dalam lanjutan IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 Seri IV di DBL Arena Surabaya, Jumat (23/1).

Point guard Stadium Jakarta Bayu Anggara (kanan) saat berlaga melawan Garuda Kukar Bandung di DBL Arena, Surabaya, Jumat (23/1).
Point guard Stadium Jakarta Bayu Anggara (kanan) saat berlaga melawan Garuda Kukar Bandung di DBL Arena, Surabaya, Jumat (23/1).

Kemenangan itu didapat Stadium dengan dramatis. Setelah melalui overtime atau babak tambahan waktu. Menyusul skor sama kuat 56-56 hingga akhir waktu normal. Ini adalah kemenangan kedua Stadium via drama overtime, setelah sebelumnya pada seri ketiga di Malang mereka juga menang dramatis atas Satya Wacana ACA LBC Salatiga.

Stadium sejatinya tampil dominan sejak tip-off hingga kuarter ketiga. Tertekan di sepanjang pertandingan, Garuda akhirnya bangkit di pertengahan kuarter keempat.  Puncaknya, Christ Gideon menjadi pahlawan Garuda dengan 2-pointjump shot pada sisa 2 menit 23 detik yang membuat Garuda berbalik unggul 53-52. Namun pada sisa 20 detik, 2 free throw Merio Ferdiansyah membuat skor kedua tim sama kuat 56-56 dan harus ditentukan melalui babak overtime.

Di babak overtime, Stadium menunjukkan kesiapan mental. Mereka melesat dengan membukukan delapan poin tambahan. Sementara Garuda dipaksa scoreless hingga akhirnya Christ Gideon berhasil melesakkan tembakan tiga poin ketika laga tersisa 1 menit 19 detik.

Tertinggal dengan margin 5 poin, sulit bagi Garuda untuk mengejar. Apalagi setelah Galank Gunawan harus keluar lapangan karena terkena foul out. Valentino berhasil menambah dua poin lewat 2-point tip in.

Empat pemain  Stadium mengemas double digit poin dalam laga ini. Bayu Anggara memimpin dengan 14 poin, Ruslan (13 poin), Rizki Amrullah (12 poin), dan Merio Ferdiansyah (11 poin). Sementara itu, di kubu Garuda Christ Gideon mengemas 22 poin, disusul  Diftha Pratama ( 16 poin), Fadlan Minallah (10 poin), dan Galank Gunawan (14 rebound).

”Seharusnya gak perlu sampai terjadi overtime. Fokus kurang baik, ada ketegangan saat leading malah jadi beban buat anak-anak. Ini yang jadi pekerjaan rumah buat kami,” ungkap Tri Adnyanaadi Lokatanaya Adiloka, head coachStadium. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s