M88 Aspac Langsung Tancap Gas

HASIL positif mengawali langkah M88 Aspac Jakarta. Tim polesan Rastafari Horongbala ini langsung tancap gaspada pertandingan pertamanya di IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia 2014-2015 Seri IV Surabaya, Rabu (21/1). Xaverius Prawiro dkk sukses menundukkan Bimasakti Nikko Steel Malang dengan skor cukup telak 86-54.

Shooting guard M88 Aspac Jakarta Handri Satrya Santosa (kiri) dalam laga melawan Bimasakti Nikko Stell Malang di DBL Arena, Surabaya, Rabu (21/1).
Shooting guard M88 Aspac Jakarta Handri Satrya Santosa (kiri) dalam laga melawan Bimasakti Nikko Stell Malang di DBL Arena, Surabaya, Rabu (21/1).

Dominasi M88 Aspac sudah terlihat sejak kuarter pertama. Meski sempat terjadi saling kejar poin, namun M88 Aspac melesat di sisa waktu 2 menit 33 detik melalui 2-point jump shot Rizky Effendi. Xaverius Prawiro menutup perolehan poin M88 Aspac di kuarter pertama ini dengan margin 13 poin (22-9) dari Bimasakti. Sumbangsih 9 poin dari Rizky Effendi membuatnya menduduki peringkat pertama pendulang poin terbanyak di kuarter pertama.

Memasuki kuarter kedua, M88 Aspac semakin beringas. Mereka menciptakan selisih poin yang cukup jauh, yaknihingga 23 poin. Adalah Oki Wira Sanjaya dengan 3-point jump shot-nya mampu menciptakan skor 42-19 di sisa waktu 2 menit 23 detik. Tambahan 21 poin M88 Aspac di kuarter kedua, hanya dibalas 14 poin saja oleh Bimasakti. Skor 43-23 tercipta di halftime.

Selepas istirahat, keinginan Bimasakti lepas dari jeratan M88 Aspac sedikit menemui titik terang. Barra Sugianto dengan 3-poin jump shot mengikis jarak Bimasakti dan M88 Aspac menjadi 58-42 di penghujung kuarter ketiga. Penampilan Barra di kuarter ketiga juga cukup baik dengan 9 poin yang berhasil dicetaknya.

M88 Aspac memastikan kemenangan di kuarter terakhir. Xaverius Prawiro dkk konsisten menjaga jarak poin mereka dengan Bimasakti. Akhirnya mereka unggul dengan selisih yang cukup mencolok dengan 32 poin.

Pada pertandingan kali ini, empat pemain M88 Aspac tampil gemilang dengan mencetak double digit poin. Oki Wira Sanjaya dengan 14 poin, Handri Santosa (13 poin), Rizky Effendi  (11 poin), dan Xaverius Prawiro (10 poin). Sementara itu penampilan paling menonjol di kubu Bimasakti adalah Barra Sugianto. Power forward ber-jersey 19 itu mengoleksi 19 poin dan 4 rebound, disusul Yanuar Priasmoro dengan 11 poin dan 4 rebound.

”Kami banyak belajar usai menelan kekalahan dari Pelita Jaya pada seri ketiga di Malang. Kuncinya, harus bisa unggul jauh di kuarter awal sehingga lawan sulit mengejar. Tempo permainan juga selalu kita naikkan, sehingga Bimasakti sulit mengembangkan permainan,” ungkap Antonius Joko Endratmo, asisten pelatih Aspac. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s