Pelita Jaya Lanjutkan Tren Positif

LAJU Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta belum terbendung. Tim polesan Antonius Ferry Rinaldo itu melanjutkan tren positif mereka dengan memetik kemenangan kedua beruntun di Speedy NBL Indonesia 2014-2015 Seri III Malang. Menyusul keunggulan telak 62-38 atas JNE BSC Bandung Utama di GOR Bimasakti, Sabtu (17/1).

Power forward Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta Ponsianus Nyoman Indrawan (kiri) dijaga Azhari Rahmat (JNE BSC Bandung Utama) saat berlaga di GOR Bimasakti, Malang, Sabtu (17/1).
Power forward Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta Ponsianus Nyoman Indrawan (kiri) dijaga Azhari Rahmat (JNE BSC Bandung Utama) saat berlaga di GOR Bimasakti, Malang, Sabtu (17/1).

Ditambah dengan empat kemenangan saat sukses menyapu bersih Seri II Bandung, berarti Pelita Jaya sudah enam laga beruntun tak tersentuh kekalahan (6-0). Keperkasaan Pelita Jaya bakal mendapat ujian sebenarnya saat bentrok lawan M88 Aspac Jakarta dalam laga hari terakhir seri Malang, Minggu (18/1).

Sebagai persiapan menghadapi big match lawan M88 Aspac itulah, Inal (sapaan head coach Pelita Jaya) sengaja membagi rata minute play seluruh pemain saat meladeni Bandung Utama.

Di kuarter pertama, parade poin Pelita Jaya dimulai lewat 3point jump shot dari Dimas Aryo Dewanto ketika laga baru berjalan 7 detik.  Walau mendominasi, Pelita Jaya hanya unggul tipis di pengujung kuarter pertama ini (10-8).

Mesin poin Pelita Jaya baru ’panas’ memasuki kuarter kedua. Bandung Utama memberi perlawanan lewat power forward Luke Martinus. Namun kontribusi 7 poin dari pemilik jersey bernomor 32 itu belum mampu menolong Bandung Utama dari keterpurukan. Malah 2 poin dari Komink di sisa waktu 32 detik membenamkan Bandung Utama dengan margin 11 poin (31-20).

Usaha Bandung Utama mengejar ketertinggalan semakin berat. Mereka harus kehilangan Teddy Apriana Romadonsyahpada kuarter ketiga karena foul out. Tambahan 18 poin di kuarter ketiga, hanya dibalas 7 poin oleh Bandung Utama. Kondisi itu membuat Pelita Jaya semakin jauh meninggalkan lawannya. Bahkan 2-point jump shot dari Andy Poedjakesuma di sisa waktu 19 detik, memperlebar keunggulan Pelita Jaya dengan 24 poin (49-25). Small forward Hendru Ramli menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Pelita Jaya di kuarter ini dengan 6 poin yang dicetaknya.

Menginjak kuarter terakhir, jarak tak bisa dipangkas oleh Bandung Utama, justru Pelita Jaya semakin jauh meninggalkan lawannya ketika 2-point jump shot Kelly Purwanto merubah skor menjadi 60-32. Tambahan 2 free throw dariFrancisco Yogi Dasilva memperlebar keunggulan Pelita Jaya menjadi 62-38 di pengujung laga.

Ponsianus Nyoman Indrawan menjadi pendulang poin terbanyak bagi Pelita Jaya dengan 11 poin. Most valuable player (MVP) musim lalu itu juga menyumbang tambahan 8 rebound. Sementara itu penampilan impresif Luke Martinus di laga ini dengan 14 poin yang dicetaknya menjadikannya sebagai pencetak poin terbanyak bagi Bandung Utama.

Game berjalan sedikit lambat di awal. Setelah half time, anak-anak lebih berani. Cukup baik hasil hari ini. Statistik seperti hari inilah yang saya inginkan saat laga big match melawan Aspac besok (Minggu, 18/1),” pungkas Inal. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s