Satria Muda Belum Terbendung

Laju Satria Muda Britama Jakarta pada IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia Championship Series 2015 belum terbendung. Bahkan M88 Aspac Jakarta tak mampu menumbangkan tim polesan Cokorda Raka Satrya Wibawa tersebut. Pada laga yang menjadi ulangan grand final musim lalu itu, akhirnya Satria Muda menang 59-53, di Hall Basket Senayan Jakarta, Senin (4/5).

Small forward Satria Muda BritAma Jakarta Arki Dikania Wisnu di jaga oleh Ebrahim Enguio Lopez (M88 Aspac Jakarta) dalam IndiHome NBL Indonesia Championship Series di Hall Basket Senayan, Jakarta, Senin (04/05).
Small forward Satria Muda BritAma Jakarta Arki Dikania Wisnu di jaga oleh Ebrahim Enguio Lopez (M88 Aspac Jakarta) dalam IndiHome NBL Indonesia Championship Series di Hall Basket Senayan, Jakarta, Senin (04/05).

Dua kali 2-point jump shot Kevin Yonas Argadiba Sitorus membawa Satria Muda memimpin 4-0 di awal kuarter. Lalu Xaverius Prawiro yang memecah kebuntuan M88 Aspac lewat 3-point jump shot, dan merubah skor 3-4. Di sisa 38 detik, three point play Ebrahim ‘Biboy’ Enguio Lopez membawa M88 Aspac memimpin 4 poin. Saat buzzer berbunyi M88 Aspac unggul 15-11.

Memasuki kuarter kedua, Satria Muda bisa membalikkan keadaan. Christmas Bonanza Siregar membawa timnya unggul 5 poin (29-24) lewat 2-point jump shot di sisa 1 menit 11 detik. Keunggulan ini bisa dipertahankan Satria Muda hingga kuarter kedua ditutup. Christian Ronaldo Sitepu dan Arki Dikania Wisnu menjadi penyumbang poin terbanyak dengan mencetak masing-masing 7 poin.

Selepas istirahat, persaingan sengit kembali ditampilkan kedua tim. Namun Satria Muda bisa menguasai keadaan dan tetap memimpin jalannya pertandingan. Bahkan jarak poin bisa melebar hingga tujuh poin. Sebab, di sisa 36 detik Arki Dikania Wisnu mencetak 3-point jump shot dari assist Erick Christopher Sebayang. Skor 47-40 untuk keunggulan Satria Muda menutup kuarter ketiga.

Di kuarter keempat, laga semakin menegangkan. Oki Wira Sanjaya berhasil mendekatkan M88 Aspac dengan jarak tiga poin (53-56) lewat 3-point jump shot di sisa 1 menit 10 detik. Strategi sacrifice foul yang diterapkan di akhir kuarter gagal dan justru membuat Satria Muda menambah poin. Satu free throw Christmas Bonansa Siregar memastikan keunggulan Satria Muda 59-53.

Dua pemain Satria Muda tampil impresif dengan mencetak double-double. Yakni, Arki Dikania Wisnu (18 poin, 11 rebound), dan Christian Ronaldo Sitepu (13 poin, 11). Selain itu, Rony Gunawan juga tampil cemerlang dengan catatan 10 rebound dan 3 poin.

“Awalnya kami tertekan. Kuarter pertama saja, sembilan turnover jadi 11 poin buat lawan. Bersyukur pemain bisa tetap tenang dan fokus hingga akhir pertandingan,” ujar pelatih Satria Muda, Cokorda Raka Satrya Wibawa yang hari ini merayakan hari ulang tahun ke 38.

Hasil ini membuat Satria Muda membawa satu tiket ke semifinal. Sementara itu, M88 Aspac harus kembali bertanding melawan Stadium Jakarta, Selasa (5/5). Dengan sistem double elimination, mereka masih punya satu nyawa lagi di babak playoff.

“Hari ini kami kalah rebound, free throw, dan hanya menang di turnover saja. Kalau dilihat dari cara bermain, lawan lebih baik. Justru kesempatan free throw di momen-momen penting gagal dimanfaatkan,” kata head coach M88 Aspac, Rastafari Horongbala. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s