IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 Seri X Surabaya: Misi Happy Ending

Musim reguler IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia 2014-2015 menginjak fase puncak. Selama lima hari kedepan (8-12 April), pecinta basket di Kota Pahlawan bakal disuguhi laga-laga seru dalam Seri X yang berlangsung di DBL Arena Surabaya.

Dari kiri, Kaleb Ramot Gemilang (CLS Knights Surabaya), Imam Moencar (PT Telkom Indonesia), Yondang Tubangkit (PT DBL Indonesia), Gabriel Sophia (Surabaya Fever), Adhi Pratama Prasetyo Putra (Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta) saat press conference IndiHome NBL Indonesia seri X Surabaya dan IndiHome WNBL IndiHome WNBL Indonesia seri VI Surabaya di Agis Lounge n Resto, Surabaya, Selasa (7/4).
Dari kiri, Kaleb Ramot Gemilang (CLS Knights Surabaya), Imam Moencar (PT Telkom Indonesia), Yondang Tubangkit (PT DBL Indonesia), Gabriel Sophia (Surabaya Fever), Adhi Pratama Prasetyo Putra (Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta) saat press conference IndiHome NBL Indonesia seri X Surabaya dan IndiHome WNBL IndiHome WNBL Indonesia seri VI Surabaya di Agis Lounge n Resto, Surabaya, Selasa (7/4).

Banyak momen yang sangat menentukan terjadi pada seri terakhir ini. Satria Muda BritAMa Jakarta butuh minimal satu kemenangan untuk mengunci predikat juara musim reguler ini. Tim-tim yang di atas kertas sudah aman menggenggam tiket lolos playoff sekalipun, tak akan bersantai pada seri terakhir ini.

Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta (peringkat kedua), M88 Aspac Jakarta (ke-3), CLS Knights Surabaya (ke-4), JNE BSC Bandung Utama (ke-5), dan Hangtuah Sumsel IM (ke-6) akan ngotot mengejar happy ending. Mereka harus mengoptimalkan laga sisa agar finis pada posisi terbaik. Demi ’meringankan’ langkah pada Championship Series alias babak perebutan gelar di Jakarta, Mei mendatang.

Misi happy ending itulah yang ingin dicapai salah satu tim kebanggaan publik Surabaya, CLS Knights. Sepanjang lima seri terakhir, CLS Knights sukses sapu bersih. Dimaz Muharri dkk juga membubuhkan rekor 16 kemenangan beruntun, yang dimulai dengan mengalahkan Garuda Kukar Bandung pada laga terakhir seri IV di Surabaya, 25 Januari lalu.

Di depan publiknya sendiri, CLS Knights terpacu memantabkan rekor kemenangan tersebut. Apalagi, peluang menjadi runner-up musim reguler 2014-2015 masih terbuka lebar di hadapan mereka. Kuncinya, mereka harus sapu bersih kemenangan di Seri X Surabaya ini. Misi tersebut, memang sedikit sulit bagi CLS mengingat lawan yang dihadapi tidaklah mudah. Selain harus berhadapan dengan Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta, CLS bakal bersua Stadium Jakarta, M88 Aspac Jakarta dan Satria Muda Britama Jakarta.

”Kemenangan menjadi hal utama yang kami prioritaskan pada seri terakhir ini. Lawan-lawan yang kami hadapi memang tidak mudah. Tapi, bila bisa sapu bersih kemenangan kami akan mendapat keuntungan ganda, yakni menyelesaikan enam seri tanpa kalah dan naik ke posisi runner-up,” ujar Kaleb Ramot Gemilang, power forward yang mengemas 154 poin dan 81 rebound sepanjang musim reguler 2014-2015.

Seri kesepuluh ini juga menjadi medan sengit pertempuran tim-tim yang berjuang memburu dua sisa tiket lolos Championship Series di Jakarta, Mei mendatang. Sedikitnya empat tim, yang bercokol di urutan ke-7 hingga ke-10, masih memiliki peluang lolos. Keempat tim tersebut ialah Garuda Kukar Bandung (ke-7), Bimasakti Nikko Steel Malang (ke-8), Stadium Jakarta (ke-9), serta Satya Wacana ACA LBC Salatiga (ke-10).

Tak hanya itu, seri pemungkas ini juga jadi penentuan siapa yang bakal merebut predikat Most Valuable Player (MVP) musim reguler ini. Sekaligus, membawa pulang Honda Mobilio persembahan dari Honda Prospect Motor.

Dari sembilan seri sebelumnya, nama center Pelita Jaya, Adhi Pratama Prasetyo Putra, paling sering masuk dalam jajaran top three Honda MVP Race. Tercatat, tiga kali Adhi berhasil menjadi MVP Seri, yaitu pada seri I Jakarta, Seri II Bandung, dan Seri IV Surabaya.

Namun, nama-nama lain seperti Valentino Wuwungan (Stadium), Respati Ragil Pamungkas (Satya Wacana), Christian Ronaldo Sitepu (Satria Muda), siap mengancam gelar prestisius tersebut. Tak terkecuali ancaman dari penerima MVP musim lalu sekaligus rekan satu tim Adhi di Pelita Jaya, Ponsianus ’Komink’ Nyoman Indrawan. Ancaman juga datang dari penerima gelar MVP edisi 2011-2012, Yanuar Dwi Priasmoro (Bimasakti).

”Bersama Pelita Jaya, saya mengalami improve luar biasa. Selain kepercayaan dari Coach Inal (sapaan pelatih Pelita Jaya), dukungan dari pemain senior seperti Kelly (Kelly Purwanto, Red) dan Komink sangat berperan,” ujar Adhi yang juga pernah memperkuat DKI Jakarta di PON 2012 tersebut.

Bersama IndiHome selaku title partner, seluruh laga IndiHome NBL Indonesia musim reguler 2014-2015 dapat dinikmati secara gratis melalui layanan live streaming. Tayangan tak berbayar itu dapat diakses langsung di livestream.nblindonesia.com.

”Kami telah menyiapkan akses internet dengan fiber optic atau serat optik di DBL Arena untuk menunjang aktivitas live streaming. Termasuk untuk rekan-rekan media yang meliput liga basket kasta tertinggi di tanah air ini. Bertepatan dengan pelaksanaan seri Surabaya ini, kami juga akan mempromosikan produk terbaru kami, IndiHome Triple Play,” ujar Senior Manager & Sales Integration PT Telkom Divre V Jatim Imam Moencar.

IndiHome Triple Play merupakan salah satu layanan unggulan dari PT Telkom. IndiHome memberi banyak experience baru bagi para pelanggannya. Selain gratis telepon 1.000 menit, pelanggan IndiHome akan dimanjakan dengan internet teknologi fiber berkecepatan hingga 100 Mbps, serta IP TV dengan Usee TV yang bisa Play Back All Chanel 7 hari sebelumnya. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s