Tuan Rumah Jadi Korban Sengatan Tomsak

PERFORMA menyakinkan kembali ditunjukkan Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta. Tim berstatus back-to-back champion yang memakai lebah sebagai maskot tim itu menunjukkan sengatan mematikannya. Tomsak berhasil memukul tuan rumah Sahabat Wisma Sehati Semarang 71-53, dalam laga hari pertama IndiHome Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia 2014-2015 Seri IV Semarang di GOR Sahabat, Kamis (5/3).

Small forward Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta Fanny Kalumata (kanan) dan Nathasa Debby Christaline (Sahabat Wisma Sehati Semarang) dalam laga di GOR Sahabat, Semarang, Kamis (5/3).
Small forward Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta Fanny Kalumata (kanan) dan Nathasa Debby Christaline (Sahabat Wisma Sehati Semarang) dalam laga di GOR Sahabat, Semarang, Kamis (5/3).

Kemenangan ini membuat Tomsak sukses mengulang sejarah. Pasalnya mereka juga pernah menundukkan Sahabat di kandang sendiri pada WNBL Indonesia musim 2012-2013. Selain itu, kini Tomsak unggul head-to-head (2-0) atas Sahabat. Pada Seri I Jakarta, Tomsak juga menang, 82-67.

Pada laga ini, point guard Tomsak Agustin Elya Gradita Retong mencatat sejarah dengan mencetak triple double. Bermain dengan minute play 37 menit 10 detik, Rookie of The Year musim 2013-2014 itu mengemas 13 poin, 12 rebound dan 10 assist. Selain Dita (sapaan Agustin), Tomsak juga terbantu oleh Fanny Kalumata juga tampil gemilang dengan mencetak13 poin, disusul Anne Inessa (12 poin), serta Jacklien Ibo (11 rebound, 8 poin).

Tomsak memimpin jalannya pertandingan di kuarter pertama. Marina membawa Tomsak melengkapi keunggulan menjadi 17 poin (24-7) lewat 2 kali free throw. Namun di sisa 39 detik, free throw Taranira Widasari mengikis defisit skor menjadi 13-24. Saat buzzer berbunyi, Tomsak tetap memimpin dengan margin 11 poin (24-13). Anne Inessa paling rajin mencetak poin bagi Tomsak mengemas 8 poin.

Sahabat akhirnya bangkit di kuarter kedua. Sebanyak 15 poin ditambahkan Sahabat, dan hanya berbalas 7 poin saja dari Tomsak. Puncaknya, ketika selisih skor hanya terpaut 3 poin (28-31), saat Yuni Anggraeni mencetak 2-point jump shot di sisa 20 detik. Namun, Tomsak tetap memimpin 31-28 di akhir kuarter kedua. Yuni Anggraeni berjasa bagi Sahabat karena menyumbangkan 6 poin di kuarter ini.

Momentum kebangkitan Sahabat terjadi di kuarter ketiga. Nathasa Debby Christaline membuat kedudukan berbalik 35-34. Namun, Tomsak mencetak lebih banyak poin dengan 16 poin, sedangkan Sahabat hanya mampu menambahkan 15 poin saja. Di akhir kuarter, Tomsak tetap memimpin dengan skor 47-43. Sebanyak 7 poin dicetak Agustin Elya Gradita Retong untuk Tomsak di sepanjang kuarter ketiga.

Di kuarter keempat, perlawanan Sahabat berakhir. Tomsak terus memimpin jalannya pertandingan hingga buzzer berbunyi. Pertandingan berakhir untuk keunggulan Tomsak dengan margin 18 poin (71-53).

”Intinya konsisten di setiap kuarter. Tapi kuarter ketiga anak-anak sedikit lengah, makanya lawan bisa mengejar.Kalau size kita masih kalah sama Sahabat. Dan setiap game pasti akan berubah sistemnya, seperti di game kali ini kami sengaja tidak mengandalkan big man,” papar Ebos, sapaan head coach Tomsak. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s