Garuda Kembali ke Jalur Kemenangan

GARUDA Kukar Bandung tak mau berlama-lama terpuruk dalam rentetan kekalahan. Tim besutan Tjetjep Firmansyah ini menemukan momentum bangkit pada IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 Seri VI Solo. Menyusul keberhasilan menundukkan Bimasakti Nikko Steel Malang 60-39 pada laga hari pertama seri keenam di Sritex Arena, Rabu (25/2).

Ekspresi Diftha Pratama (dua dari kiri) bersama rekan-rekannya dari Garuda Kukar Bandung dalam laga melawan Bimasakti Nikko Steel Malang, Rabu (25/2).
Ekspresi Diftha Pratama (dua dari kiri) bersama rekan-rekannya dari Garuda Kukar Bandung dalam laga melawan Bimasakti Nikko Steel Malang, Rabu (25/2).

Hasil positif tersebut mengembalikan Garuda ke jalur kemenangan. Setelah menelan rentetan 7 kali kekalahan beruntun sejak laga terahir seri ketiga di Malang, 17 Januari lalu.
Rekor kekalahan beruntun Garuda dimulai sejak pertandingan terakhir Seri III Malang saat tumbang 58-74 oleh M88 Aspac Jakarta. Setelah itu Garuda terpuruk dengan tak pernah menang pada dua seri berikutnya, yakni di Seri IV Surabaya dan Seri V Batam. Rekor negatif itu akhirnya sukses mereka hentikan di Solo.
Persaingan ketat sudah ditampilkan Garuda dan Bimasakti sejak kuarter pertama. Mereka bergantian memimpin jalannya laga. Namun 2-point jump shot M. Alan As’adi membuat Bimasakti unggul 15-14 di sisa 9 detik. Skor ini bertahan hingga buzzer berbunyi. Yanuar Dwi Priasmoro menjadi pencetak poin terbanyak bagi Bimasakti di kuarter pertama dengan 7 poin.
Memasuki kuarter kedua, Garuda bangkit dan berbalik menguasai permainan. Total tambahan 17 poin dicetak oleh Garuda, sedangkan Bimasakti bisa membalas 11 poin. Kuarter kedua diakhiri dengan skor 31-26 untuk keunggulan Garuda. Diftha Pratama berjasa bagi Garuda dengan catatan 10 poin yang dicetaknya di kuarter kedua ini.
Di kuarter ketiga, Garuda bisa mempertahankan keunggulan. Pada sisa 35 detik, Fadlan Minallah mencetak 2-point jump shot yang membuat Garuda unggul 8 poin (47-39). Kegagalan free throw Yanuar Priasmoro dan 2-point jump shot Freddy membuat mereka tetap tertinggal 39-47 hingga buzzer kuarter ketiga berbunyi. Fadlan Minallah dan Diftha Pratama masing-masing mengemas 5 poin bagi Garuda pada kuarter ini.
Memasuki akhir kuarter, Garuda tampil dengan performa terbaiknya. Mereka bisa menambah 13 poin, tanpa ada balasan dari Bimasakti. Lewat 2-point jump shot Diftha Pratama, Garuda unggul 21 poin (60-39) di sisa waktu 2 menit 45 detik. Usaha Bimasakti mencetak poin selalu gagal di menit-menit akhir, dan akhirnya mereka harus menyerah dari Garuda.
Beberapa pemain Garuda tampil cemerlang di laga ini. Yakni Diftha Pratama yang memimpin rekan-rekannya dalam perolehan poin dengan 17 poin ditambah 3 rebound. Disusul oleh Fadlan Minallah (13 poin), serta Galank Gunawan (17 rebound, 6 poin). Sementara itu, meski Bimasakti menelan kekalahan, namun Yanuar Dwi Priasmoro bisa tampil baik dengan mencetak 15 poin dan 5 rebound.

”Secara permainan masih belum sesuai keinginan saya, karena penampilannya masih belum seperti saat seri pertama dan kedua. Tapi yang penting spirit dan rasa percaya diri mereka sudah kembali. Ini modal menghadapi pertandingan berikutnya,” ungkap Tjetjep Firmansyah, head coach Garuda. (*)

Sumber foto dan Berita: Press release NBL Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s