Bandung Utama Menangi Derby Bandung

KEJUTAN besar terjadi dalam lanjutan IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 Seri V Batam. JNE BSC Bandung Utama akhirnya mampu mematahkan rekor tak pernah menang atas Garuda Kukar Bandung. Tim polesan Octaviarro Romely Tamtelahitu tersebut sukses menumbangkan Garuda Kukar Bandung, 48-42, di Hi-Test Arena, Batam, Kamis (5/2).

Shooting guard Stadium Jakarta Merio Ferdiansyah melakukan lay-up dalam laga melawan NSH GMC GSBC Jakarta di Hi-Test Arena, Batam, Kamis (5/2).
Shooting guard Stadium Jakarta Merio Ferdiansyah melakukan lay-up dalam laga melawan NSH GMC GSBC Jakarta di Hi-Test Arena, Batam, Kamis (5/2).

Ini adalah kemenangan pertama Bandung Utama atas rival sekotanya tersebut. Setelah selalu kalah pada 16 pertemuan sebelumnya di semua laga NBL Indonesia. Termasuk kekalahan pada pertemuan pertama musim reguler 2014-2015 yang terjadi pada Seri I Jakarta, awal Desember kemarin. Dengan demikian, kedua tim kini mengantongi head-to-head sama kuat (1-1).

Tambahan kemenangan ini juga melejitkan Bandung Utama ke zona playoff. Surliyadin dkk kini bertengger di urutan kelima klasemen sementara dengan mengemas 22 poin, usai memetik 7 kemenangan dari 15 laga.

Sebaliknya, Garuda yang biasanya berada di posisi Big Five alias lima besar, kini merosot ke urutan ketujuh. Tim asuhan Tjetjep Firmansyah itu mengemas 20 poin setelah hanya memetik enam kemenangan dari 14 kali bermain (6-8).

Sengit sejak tip-off, pemenang laga ini baru bisa ditentukan pada detik-detik akhir. Garuda harus menelan pil pahit kekalahan akibat blunder fatal yang mereka lakukan sendiri. Dalam posisi sama kuat 42-42, Garuda mendapat dua kali free throw namun dibuang percuma oleh Diftha Pratama.

Garuda juga memiliki keuntungan penguasaan bola untuk mengejar ketertinggalan 42-44 saat laga tersisa 18 detik. Namun, Permadi Ario Damar justru melakukan turnover ball handling. Surliyadin memanfaatkan blunder tersebut untuk melebarkan keunggulan Bandung Utama menjadi 46-42.

Asa Garuda untuk mengejar ketertinggalan makin sulit terwujud, lantaran turnover ball handling yang dilakukan Hirnando Eka Putra ketika laga tersisa 8 detik. Lagi-lagi, blunder itu berhasil dimanfaatkan oleh Bandung Utama. Kali ini oleh Fendi Yudha Pratama. Bandung Utama pun menutup laga dengan keunggulan enam poin (48-42) atas Garuda.

”Tanpa mengecilkan usaha para pemain JNE BSC Bandung Utama, Tuhan baik,” komentar Coach Ocky, sapaanhead coach Bandung Utama.

Hampir semua pemain Bandung Utama berkontribusi poin dalam laga ini. Gian Gumilar memimpin dengan torehan 10 poin dan tambahan 5 rebound. Sedangkan dari Garuda, Christ Gideon paling produktif dengan menceploskan 13 poin.

”Game hari ini ditentukan sama pemain. Apalagi penentuan di detik-detik terakhir. Tapi kita tadi memang sedang tidak beruntung, berulang kali dapat kesempatan gagal terus,” ketus Tjetjep Firmansyah, head coach Garuda. (*)

Sumber foto dan berita: http://nblindonesia.com/v1/index.php?page=newsdetail&id=4498

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s